PERSPEKTIF

sapi

Peternakan Sapi NTT, Populasi atau Produksi?

Oleh : George Hormat Kulas Published on Harian Victory News, 16/05/2014 Konsisten dengan judul provokatif, “Ubah Program Provinsi Ternak”, isi editorial Harian Victory News terbitan Sabtu, 10/5 menggugat banyak ketidakjelasan terkait salah satu tekad pembangunan NTT yang dikenal dengan tagline NTT Provinsi Ternak. Salah satunya tentang ketidakjelasan orientasi, apakah diarahkan pada peningkatan populasi atau produksi.
selamatkan peternakan rakyat

Jelang Pasar Bebas ASEAN Menyelamatkan Peternakan Rakyat

Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tinggal menghitung bulan. Itu artinya pasar bebas ASEAN sudah di depan mata. Muncul pertanyaan kemudian, siapkan peternakan rakyat di Indonesia mempertahankan eksistensinya di tengah kian derasnya persaingan usaha? Dalam kegiatan Sara­seh­an Nasional Per­ung­gasan yang diseleng­garakan Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara (PPUN) dan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (PINSAR), di Bogor, beberapa waktu
sarjana peternakan

Tantangan Nyata Sarjana Peternakan Indonesia

Oleh: Dr Ir Ali Agus DAA, DEA, Dosen Fakultas Peternakan UGM, Ketua ISPI Cabang DIY, Ketua Panitia Kongres IX ISPI 2006 Indonesia telah lama dikenal sebagai negara agraris yang sangat subur. Mayoritas penduduknya (sekitar 60% dari total populasi) hidup dari sektor pertanian dan bekerja sebagai petani, pekebun, peternak dan nelayan. Sebagai negara yang kaya akan
domba kambing

Peternakan Ruminansia Kecil Potensial Tekan Kemiskinan

Pengembangan ruminansia kecil (ternak kambing dan domba) di Indonesia memiliki prospek bagus, meski masih mengalami berbagai kendala. Usaha ruminansia kecil berperan dalam pengentasan kemiskinan, diantaranya berperan sebagai tabungan, asuransi, dan mencukupi kebutuhan hewan kurban. Selain itu, pertambahan penduduk akan meningkatkan kebutuhan protein hewani asal ternak. Peluang ekspor pun masih terbuka lebar, terutama pangsa pasar Timur
susu

Indonesia Belum Siap Menghadapi Liberalisasi Perdagangan Susu

Oleh : Dr Adi Sutanto MS, Wakil Direktur II Universitas Muhammadiyah Malang Liberalisasi perdagangan susu dapat dikatakan merupakan faktor penyebab perubahan sistem agribisnis susu sapi perah di Indonesia. Mengingat,perusahaan multinasional diperkenankan impor seratus persen tanpa hambatan perdagangan, tidak ada bea masuk dan tidak ada keharusan menyerap susu sapi perah produksi domestik. Industri susu sapi perah
kandang ayam

Uji Nyali Kuliah Peternakan

Oleh : Akbar Pitopang Saat ini siswa-siswa SMA dan sederajat tengah disibukkan dengan kegiatan Ujian Nasional yang sangat menyita waktu dan tenaga. Segala persiapan pasti telah dipanjatkan oleh para siswa yang benar bersunggung-sungguh secara nyata untuk mendapatkan hasil yang baik dan diharapkan. Semua itu dilakukan agar terhindar dari momok menakutkan bagi masyarakat gara-gara adanya UN
muladno

Membangun Militansi Ilmuwan Peternakan Indonesia

Oleh :  Muladno Guru Besar Fakultas Peternakan IPB Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia 2009-2013 Tepatnya pukul 00.11 WIB pada Jum’at 11 Februari 2011 hari di Ruang Mawar Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB), Kampus Baranangsiang Bogor, telah terlahir Himpunan Ilmuwan Peternakan Indonesia (HILPI) atau Animal Scientist Society of Indonesia (ASSI). Pembentukan organisasi baru
perunggasan

Peran Promosi Dalam Mendukung Perunggasan Indonesia

Industri perunggasan Tanah Air, saat ini oleh beberapa pihak dinilai tengah ada pada situasi yang menuntut tumbuhnya pasar produk-produk unggas. Berbagai persoalan yang membelit bisnis perunggasan di Indonesia berujung pada perlunya upaya promosi yang sistematik dan berkesinambungan untuk membesarkan ‘kue bisnis perunggasan’. Komoditas unggas mempunyai prospek pasar yang sangat baik karena didukung oleh karakteristik produk
Posted by: On: Tags: Reply