Pemerintah Tak Berperan Penuh Untuk Peternakan Ayam

doc ayam kampung-2

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Parmohonan Lubis mengatakan, untuk peternakan ayam, pemerintah memang tidak lagi berperan penuh dalam budidayanya. Hal tersebut, sebutnya berlaku baik untuk peternakan ayam potong, maupun jenis ayam kampung.

Parmohonan menjelaskan, dilakukannya hal tersebut dikarenakan untuk peternakan ayam, masyarakat sudah dianggap lebih maju dan paham. Sehingga, pemerintah merasa peran mereka tidak terlalu begitu dibutuhkan lagi.

“Kalau untuk budidaya ayam pemerintah memang sudah tidak begitu terlibat lagi. Sebab sekarang, masyarakat sudah lebih baik dalam mengurusnya,” ujarnya, Jumat (29/5) di Medan.

Parmohonan menjelaskan, peran dari pemerintah saat ini hanya dalam hal pengawasan saja. Khususnya pada bidang kesehatan dan penyakitnya. Apalagi, untuk unggas diketahui bahwa salah satu penyakitnya, yakni flu burung dampaknya sangat luas. Termasuk akibatnya bisa berpengaruh bagi kesehatan manusia. “Peran kita yakni pada pengawasan kesehatan dan penyakitnya. Karena hal itu dianggap perlu untuk dilakukan,” jelasnya.

Akan tetapi, tambahnya dalam hal penyuluhan dan pendampingan, untuk peternakan ayam memang masih diberikan. Tetapi ruang yang dipakai umumnya dilakukan pada ruang-ruang yang sudah lebih formal.

“Yang lebih rutin itu kepada kelompok PKK. Sebab dimereka budidaya ayam menjadi alternatif bagi bidang usaha. Selain itu juga lebih dekat di masyarakat. Disitu kita kerap memberikan sosialisasi,” pungkasnya.

Sementara itu, sebelumnya Hairul Bahri, peternak ayam potong mengakui, bahwasanya dalam budidaya peternakan ayam, peternak memang cenderung sudah paham. Tetapi, ia mengatakan peran pemerintah dianggap masih sangat diperlukan.

“Khususnya soal harga, disitu kita berharap besar peran pemerintah untuk mengontrolnya. Sisanya, untuk yang lain-lain peternak bisa menghadapinya sendiri,” tandasnya.

( tribunnews.com )

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below