DKPP Kabupaten Tegal Tak Temukan Daging Berformalin

KENAIKAN HARGA DAGING

Petugas Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Tegal melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Trayeman, Slawi, kemarin. Sidak yang dipimpin Kasi Kesehatan Hewan, Abdi Manaf tersebut untuk mengecek daging yang diduga mengandung zat pengawet formalin. Tim menyisir tempat dagangan penjual daging dimulai sekitar pukul 07.00. Hasilnya, menurut Abdi Manaf, daging yang dijual pedagang di Pasar Trayeman bebas formalin. ’’Kami mengecek langsung daging, termasuk kulit krecek. Memang kulit krecek sangat rawan dicampur formalin,’’ paparnya.

daging merahMenurut dia, kewaspadaan membeli daging dan kulit krecek perlu dilakukan. Pihaknya melakukan pemeriksaan tersebut karena sekarang ini lagi semarak kabar adanya daging dan kulit yang diolah dengan campuran formalin. Berterima Kasih ’’Biasanya kalau yang dicampur formalin warnanya lebih jernih dan putih. Namun, dari pemantauan kami semua tidak ditemukan campuran formalin.’’ Sementara itu, kedatangan petugas DKPP menyita perhatian pedagang. Seorang pedagang krecek, Wastiah, warga Karanganyar, Kecamatan Dukuhturi, mengaku, krecek yang ia jual diperoleh dari Kota Tegal. ’’Ini baru saja kulakan dari Tegal. Karena itu masih segar-segar. Bisa dicek,’’ujarnya.

Ia justru berterima kasih petugas melakukan pengecekan karena untuk memastikan krecek yang ia jual aman untuk dikonsumsi. Sejumlah pembeli menuturkan, petugas diminta rutin melakukan pemeriksaan daging dan makanan agar konsumen merasa aman.

( suaramerdeka.com )

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below