Polisi Amankan Snack Berbahan Baku Pakan Ternak

pakan ternak

Sebuah truk bermuatan makanan ringan diamankan polisi. Ternyata makanan ringan yang dimuat truk itu bermasalah. Makanan ringan itu diduga sudah kadaluarsa.

“Setelah kami selidiki, kami menemukan semua faktanya,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono kepada wartawan, Minggu (8/2/2015).

Sumaryono mengatakan, dalam kasus itu, pihaknya mengamankan Handoko (48), warga Sumobito, Jombang. Menurut pengakuan Handoko, makanan ringan remahan wafer tersebut ternyata dibuat dari bahan yang diduga tidak higienis, kadaluwarsa, dan berjamur.

Handoko mengaku mendapatkan bahan pembuat makanan ringan itu dari Jakarta. Bahan dasar makanan ringan itu berupa wafer reject atau wafer yang sudah dibuang oleh pabrik pembuat wafer.

Bahan itu seharusnya didistribusikan ke para peternak atau pabrik pembuat pakan ternak. Nyatanya, bahan dasar itu sampai ke tangan Handoko. Handoko membelinya seharga Rp 2.300 per kilogram nya.

“Setiap 1-2 minggu sekali, tersangka mendapatkan bahan tersebut dari Jakarta sebanyak 8-10 ton,” lanjut Sumaryono.

Di rumahnya yang disulap menjadi industri kecil, Handoko menghancurkan wafer reject tersebut menggunakan mesin molen. Setelah itu, remahan wafer dikemas ke dalam kemasannya, dikarduskan, dan siap dikirim.

( detik.com )

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below